“Tapi, yang fana adalah waktu, bukan?” tanyamu. Kita abadi. Sapardi Djoko Damono (1982)
Wednesday, 27 February 2013
Monday, 11 February 2013
Memori
Satu kata yang terus berputar-putar dikepalaku, ‘kenangan’. Acap kali ia berkunjung mengetuk pintu hatiku dan mengucapkan salam dengan senyum mengembang dikedua sudut bibirnya. Akupun senang sekali membukakan pintu hati selebar-lebarnya dan mempersilahkan sang kenangan memutar kembali sekelebatan kisah masa lalu. Bukan aku tak ingin,
Sungguh,
Ini bukan tentang indah atau pahitnya
Friday, 8 February 2013
Brandal Kecil
Dulu lama sekali sebelum kakiku berani menjejak bumi, aku pernah takut. Menyapa pagi yang kilaunya merisaukan mata. Merasai angin yang tajamnya menyayat jiwa. Menjemput malam yang gelapnya terlalu menyakitkan. Aku takut. Sampai akhirnya takdirku benar-benar menjumpa. Tiga tahun hidup bersama manusia-manusia aneh
Thursday, 24 January 2013
Fly
Hadiah
terbesar yang dapat diberikan oleh induk elang pada anak-anaknya
bukanlah serpihan-serpihan makanan pagi. Bukan pula, eraman hangat di
malam-malam yang dingin. Namun, ketika mereka melempar anak-anak itu
dari tebing yang tinggi. Detik pertama anak-anak elang itu menganggap
induk mereka sungguh keterlaluan, menjerit ketakutan
Wednesday, 23 January 2013
About Hear Something
Anda
pasti tahu bagaimana rasanya menerima telepon di tengah malam.
Tapi, malam itu semuanya terasa berbeda. Aku terlonjak dari tidurku
ketika telepon di samping tempat tidur berdering-dering. Aku berusaha
melihat jam beker dalam gelap. Cahaya illuminasi dari jam itu
menunjukkan tepat tengah malam. Dengan panik aku segera mengangkat
gagang telepon.
"Hallo?" dadaku berdegub-degub kencang. Aku memegang gagang telepon itu
erat-erat. Kini suamiku terbangun dan menatap wajahku lekat-lekat.
"Mama?" terdengar suara di seberang sana.
Aku masih bisa mendengar bisikannya di tengah-tengah dengung telepon.
Pikiranku langsung tertuju pada anak gadisku. Ketika suara itu semakin
jelas, aku meraih dan menarik-narik pergelangan tangan suamiku.
"Mama, aku tahu ini sudah larut malam. Tapi jangan... jangan berkata
apa-apa dahulu sampai aku selesai bicara. Dan, sebelum mama menanyai aku
macam-macam, ya aku mengaku ma. Malam ini aku mabuk. Beberapa hari ini
aku lari dari rumah, dan..."
Tapi, malam itu semuanya terasa berbeda. Aku terlonjak dari tidurku
ketika telepon di samping tempat tidur berdering-dering. Aku berusaha
melihat jam beker dalam gelap. Cahaya illuminasi dari jam itu
menunjukkan tepat tengah malam. Dengan panik aku segera mengangkat
gagang telepon.
"Hallo?" dadaku berdegub-degub kencang. Aku memegang gagang telepon itu
erat-erat. Kini suamiku terbangun dan menatap wajahku lekat-lekat.
"Mama?" terdengar suara di seberang sana.
Aku masih bisa mendengar bisikannya di tengah-tengah dengung telepon.
Pikiranku langsung tertuju pada anak gadisku. Ketika suara itu semakin
jelas, aku meraih dan menarik-narik pergelangan tangan suamiku.
"Mama, aku tahu ini sudah larut malam. Tapi jangan... jangan berkata
apa-apa dahulu sampai aku selesai bicara. Dan, sebelum mama menanyai aku
macam-macam, ya aku mengaku ma. Malam ini aku mabuk. Beberapa hari ini
aku lari dari rumah, dan..."
Wednesday, 26 December 2012
Sahabat Tama Ash-Sholihin
“Masih kuingat, ketika seorang sahabat berkata bahwa dirinya sekarat
saat kehilangan seorang sahabat. Mungkin sedikit berbeda. Saat sahabatku pergi,
yang mereka tahu raganya telah hilang, aku mengiyakan. Namun, meski raganya
telah pergi, sosoknya akan selalu singgah dan terkenang dalam hati. Itulah
bedanya, ikatan yang bersatu karena iman dan yang bukan.”
Iseng2 nemu tulisan di laptop, di tulis tanggal 18 Januari 2012, dengan sedikit perubahan
Ah, bukankah tiga tahun itu masa
yang sangat singkat?
Teringat
beberapa tahun yang lalu, ketika masih unyu2 berkumpul dengan orang banyak
disuatu tempat kebanggaan sebuah organisasi yang membuatku tertarik karena
video Solihin Soccernya....
Kemenangan
"Kemenangan sejati bukanlah kemenangan atas
orang lain. Namun kemenangan atas diri sendiri. Berpacu dijalur
keberhasilan diri adalah pertandingan untuk mengakahkan rasa ketakutan,
keengganan, keangkuhan, dan semua beban yang menambat diri di tempat
start.."
Subscribe to:
Posts (Atom)
Alhamdulillah akhirnya inget password blog, semoga azzam buat nulis rutin di blog bukan hoax!
-
Tulisan ini pernah dimuat di sini Khoirunnisak, fasilitator Pulau-Pulau Kecil Terluar Kementerian Kelautan dan Perikanan nampaknya me...
-
“ Masih kuingat, ketika seorang sahabat berkata bahwa dirinya sekarat saat kehilangan seorang sahabat. Mungkin sedikit berbeda. Saat sa...
-
Proposal dan surat-surat itu akan meminta semuanya dari dirimu. Sampai pikiranmu. Sampai perhatianmu. Berjalan, duduk, dan tidurmu. Bah...





